Info Training Banking

Training Pelatihan APU PPT BPR Dan PPPSPM Sesuai POJK Terbaru 2026 -2027

Training Pelatihan APU PPT BPR Dan PPPSPM Sesuai POJK Terbaru 2026 -2027

Training Pelatihan APU PPT BPR Dan PPPSPM Sesuai POJK Terbaru 2026 -2027

Deskripsi

Training Pelatihan APU PPT BPR dan PPPSPM Sesuai POJK Terbaru 2026–2027 merupakan program peningkatan kompetensi yang dirancang untuk membantu BPR dan BPRS memahami serta menerapkan kebijakan Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) sesuai ketentuan dan perkembangan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Program ini penting untuk memperkuat sistem kepatuhan dan manajemen risiko dalam menghadapi berbagai potensi risiko tindak pidana pencucian uang dan pendanaan ilegal.

Pelatihan membahas prinsip dan kerangka kerja APU, PPT, dan PPPSPM, termasuk penerapan pendekatan berbasis risiko (Risk Based Approach/RBA), Customer Due Diligence (CDD), Enhanced Due Diligence (EDD), identifikasi dan verifikasi nasabah, pemantauan transaksi, serta pengenalan pola transaksi yang berpotensi mencurigakan.

Peserta juga akan mempelajari kewajiban pelaporan, pengelolaan data dan dokumen, penanganan transaksi mencurigakan, peran dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris, pejabat kepatuhan, serta unit terkait dalam penerapan program APU PPT dan PPPSPM. Pembahasan juga mencakup pengendalian internal, evaluasi risiko, penyusunan kebijakan dan prosedur, serta kesiapan menghadapi pemeriksaan dan pengawasan regulator.

Melalui training ini, peserta diharapkan mampu memperkuat implementasi program APU PPT dan PPPSPM, meningkatkan efektivitas pengawasan transaksi, meminimalkan risiko kepatuhan, serta membangun budaya integritas dan tata kelola yang baik di lingkungan BPR/BPRS sesuai ketentuan OJK yang berlaku.

Tujuan Training Pelatihan APU PPT BPR Dan PPPSPM Sesuai POJK Terbaru 2026 -2027

  • Memahami ketentuan terbaru OJK mengenai APU, PPT, dan PPPSPM bagi BPR/BPRS.
  • Meningkatkan kemampuan dalam menerapkan program APU, PPT, dan PPPSPM berbasis risiko.
  • Memahami proses Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD).
  • Meningkatkan kemampuan melakukan identifikasi, verifikasi, dan pemantauan profil nasabah.
  • Mampu mengenali pola dan indikator transaksi keuangan yang mencurigakan.
  • Memahami kewajiban pelaporan dan dokumentasi terkait APU, PPT, dan PPPSPM.
  • Meningkatkan efektivitas pengendalian internal dan manajemen risiko kepatuhan.
  • Memahami peran Direksi, Dewan Komisaris, pejabat/unit kepatuhan, dan pegawai dalam penerapan program APU PPT.
  • Meningkatkan kesiapan BPR/BPRS menghadapi pengawasan dan pemeriksaan regulator.
  • Membangun budaya kepatuhan dan integritas untuk meminimalkan risiko pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi.

Materi Training Pelatihan APU PPT BPR Dan PPPSPM Sesuai POJK Terbaru 2026 -2027

  • Update Regulasi APU, PPT, dan PPPSPM bagi BPR/BPRS.
  • Konsep dan prinsip dasar Anti Pencucian Uang (APU).
  • Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT).
  • Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM).
  • Penerapan Risk Based Approach (RBA).
  • Identifikasi dan penilaian risiko nasabah.
  • Customer Due Diligence (CDD).
  • Enhanced Due Diligence (EDD).
  • Identifikasi dan verifikasi nasabah serta Beneficial Owner.
  • Pemantauan transaksi dan aktivitas nasabah.
  • Identifikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan (TKM).
  • Penanganan nasabah berisiko tinggi dan Politically Exposed Persons (PEP).
  • Kewajiban dan mekanisme pelaporan kepada PPATK.
  • Pengelolaan data, informasi, dan dokumen APU PPT PPPSPM.
  • Penyusunan kebijakan dan prosedur internal APU PPT PPPSPM.
  • Peran Direksi, Komisaris, Pejabat Kepatuhan, dan pegawai BPR/BPRS.
  • Studi kasus, simulasi identifikasi transaksi mencurigakan, serta evaluasi efektivitas program APU PPT dan PPPSPM.

Narasumber /Trainer 

Narasumber/Instruktur berasal dari Para Ahli  yang berpengalaman dan profesional baik secara konsep/teori maupun praktek 

METODE Training Pelatihan APU PPT BPR Dan PPPSPM Sesuai POJK Terbaru 2026 -2027

Pemaparan materi, diskusi, tanya-jawab, studi kasus, & simulasi langsung, dengan konsep:
– 20% teori berdasarkan literatur praktisi
– 40% analisa best practices & benchmarking antara; institusi, korporasi, & industri
– 40% studi kasus nyata & brainstorming antara narasumber/trainer dengan peserta

Prosedur Permohonan Proposal Training Di LATIHNAS 

  • Konfirmasi dengan menghubungi panitia melalui telp, WA atau mengisi formulir pendaftaran yang tersedia
  • Surat undangan resmi/proposal penawaran akan kami kirimkan melalui email atau WA.
    Mengirimkan Nama (Gelar), Jabatan dan Instansi (dapat berupa foto Surat Tugas) melalui WA atau Email.
  • Konfirmasi selambat-lambatnya 5 hari sebelum pelaksanaan

Informasi Pendaftaran Dapat Menghubungi Admin Kami Via Telpon Atau WA Di Nomor

  • WA /TLP 0812 2420 3045 – 0852 8363 6587 
  • TELPON KANTOR  021 – 22036025 
  • EMAIL pusdiklatlatihnas@gmail.com 

PROSEDUR PEMBAYARAN

Biaya Kontribusi Bimtek /Training  dibayarkan secara tunai pada saat Registrasi ulang di hotel/tempat atau dengan transfer (non tunai)

INFORMASI JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN DAPAT MELIHAT JADWAL KAMI DI BAWAH

FAQ

FAQ Training APU PPT BPR dan PPPSPM Sesuai POJK 2026–2027

1. Apa itu Training APU PPT dan PPPSPM bagi BPR/BPRS?
Training ini merupakan program peningkatan kompetensi untuk membantu BPR/BPRS memahami dan menerapkan program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan dapat diikuti oleh Direksi, Dewan Komisaris, pejabat atau unit kepatuhan, audit internal, manajemen risiko, customer service, teller, account officer, serta pegawai BPR/BPRS yang terkait dengan penerapan APU PPT dan PPPSPM.

3. Apa regulasi yang menjadi dasar pelatihan?
Materi disesuaikan dengan ketentuan OJK dan regulasi terkait APU, PPT, serta PPPSPM yang berlaku bagi BPR/BPRS, termasuk perkembangan kebijakan terbaru pada periode 2026–2027.

4. Apakah pelatihan membahas CDD dan EDD?
Ya. Peserta akan mempelajari Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD), termasuk identifikasi, verifikasi, dan pemantauan nasabah berdasarkan tingkat risikonya.

5. Apakah Beneficial Owner dan PEP dibahas?
Ya. Materi mencakup identifikasi Beneficial Owner, nasabah berisiko tinggi, serta Politically Exposed Persons (PEP) sebagai bagian dari penerapan pendekatan berbasis risiko.

6. Apakah transaksi mencurigakan menjadi materi pelatihan?
Ya. Peserta akan mempelajari indikator transaksi mencurigakan, teknik pemantauan transaksi, analisis profil nasabah, dokumentasi, dan mekanisme tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

7. Apakah pelatihan membahas pelaporan kepada PPATK?
Ya. Pelatihan membahas prinsip dan kewajiban pelaporan yang berkaitan dengan transaksi keuangan mencurigakan serta pelaporan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

8. Apakah terdapat studi kasus dan simulasi?
Ya. Peserta dapat mengikuti studi kasus dan simulasi identifikasi risiko nasabah, analisis transaksi, penerapan CDD/EDD, serta penanganan indikasi transaksi mencurigakan.

9. Apa manfaat mengikuti Training APU PPT PPPSPM?
Peserta diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan BPR/BPRS, memperkuat sistem pengawasan transaksi, mengidentifikasi risiko lebih dini, serta meminimalkan risiko pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi.

10. Apakah materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan BPR/BPRS?
Ya. Materi dapat disesuaikan dengan ukuran dan karakteristik BPR/BPRS, fungsi peserta, kebijakan internal, serta risiko APU PPT dan PPPSPM yang dihadapi masing-masing lembaga.




author-avatar

About LATIHNAS

LATIHNAS didukung tenaga pendidik yang berpengalaman dan bersertifikasi trainer khususnya bidang sdm, keuangan, IT, untuk meningkatkan kualitas dan mutu SDM berbagai kalangan di mana pendidikan yang berkualitas adalah tolak ukurnya

Leave a Reply