Info Bimtek Pemetaan / GIS

Bimtek Pemetaan dan Analisis Spasial Kawasan Hutan Menggunakan QGIS 2026-2027

Bimtek Pemetaan dan Analisis Spasial Kawasan Hutan Menggunakan QGIS 2026-2027

Bimtek Pemetaan dan Analisis Spasial Kawasan Hutan Menggunakan QGIS 2026-2027

Deskripsi

Bimtek Pemetaan dan Analisis Spasial Kawasan Hutan Menggunakan QGIS 2026–2027 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah, pengelola kawasan hutan, tenaga teknis kehutanan, perencana, surveyor, serta pihak terkait dalam memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk pengelolaan sumber daya hutan. QGIS sebagai perangkat lunak GIS yang powerful dan fleksibel dapat digunakan untuk mengolah, memvisualisasikan, menganalisis, dan menyajikan berbagai data spasial kehutanan.

Pelatihan ini membahas tahapan pengelolaan data spasial mulai dari input, digitasi, georeferensi, editing, pengelolaan atribut, hingga penyusunan peta kawasan hutan yang informatif. Peserta juga akan mempelajari teknik analisis spasial seperti overlay, buffering, intersect, clip, query, klasifikasi penggunaan lahan, serta analisis perubahan tutupan hutan.

Selain itu, peserta akan diperkenalkan pada pemanfaatan data GPS/GNSS, citra satelit, DEM, dan data geospasial lainnya untuk mendukung inventarisasi dan monitoring kawasan hutan. Melalui pendekatan praktik langsung menggunakan QGIS, peserta diharapkan mampu menghasilkan peta tematik, melakukan analisis kondisi kawasan hutan, serta menyusun informasi spasial sebagai bahan pendukung perencanaan, monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan kehutanan yang lebih efektif dan berbasis data.

Tujuan Bimtek Pemetaan dan Analisis Spasial Kawasan Hutan Menggunakan QGIS 2026-2027

  • Memahami konsep dasar GIS dan penerapannya dalam bidang kehutanan.
  • Mengoperasikan QGIS untuk pengelolaan data spasial kawasan hutan.
  • Melakukan input, editing, digitasi, georeferensi, dan validasi data spasial.
  • Mengelola data atribut dan membangun database spasial kehutanan.
  • Membuat peta kawasan hutan dan berbagai peta tematik kehutanan.
  • Melakukan analisis spasial untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan kawasan hutan.
  • Mengolah data GPS/GNSS, DEM, dan citra satelit ke dalam QGIS.
  • Menganalisis perubahan tutupan lahan dan kondisi kawasan hutan.
  • Menyajikan hasil analisis dalam bentuk peta, tabel, dan informasi spasial yang informatif.
  • Memanfaatkan hasil analisis GIS sebagai bahan monitoring, evaluasi, perencanaan, dan pengambilan keputusan kehutanan.

Materi Bimtek Pemetaan dan Analisis Spasial Kawasan Hutan Menggunakan QGIS 2026-2027

1. Dasar-Dasar GIS untuk Kehutanan

  • Konsep Sistem Informasi Geografis
  • Data spasial dan data atribut
  • Data vektor dan raster
  • Sistem koordinat dan proyeksi
  • Penerapan GIS dalam pengelolaan kawasan hutan

2. Pengenalan dan Pengoperasian QGIS

  • Instalasi dan konfigurasi QGIS
  • Pengenalan interface dan tools QGIS
  • Pengelolaan layer dan project
  • Manajemen data geospasial

3. Pengolahan Data Spasial Kehutanan

  • Input dan konversi data spasial
  • Digitasi kawasan hutan
  • Editing feature dan atribut
  • Georeferensi peta
  • Validasi dan koreksi data spasial

4. Pembuatan Peta Tematik Kehutanan

  • Peta batas kawasan hutan
  • Peta tutupan/penggunaan lahan
  • Peta fungsi kawasan
  • Peta potensi sumber daya hutan
  • Simbolisasi dan labeling
  • Layout dan ekspor peta

5. Analisis Spasial Menggunakan QGIS

  • Query dan seleksi data
  • Buffer analysis
  • Clip, Intersect dan Union
  • Dissolve
  • Spatial Join
  • Overlay analysis
  • Analisis kesesuaian dan prioritas kawasan

6. Pengolahan Data Citra dan Elevasi

  • Pengenalan citra Landsat dan Sentinel
  • Pengolahan data raster
  • DEM dan analisis topografi
  • Klasifikasi tutupan lahan
  • Analisis perubahan kawasan hutan

7. Integrasi GPS/GNSS dan GIS

  • Pengumpulan titik koordinat lapangan
  • Import data GPS/GNSS ke QGIS
  • Pemetaan titik dan jalur survei
  • Integrasi data lapangan dengan database spasial

8. Monitoring Kawasan Hutan

  • Identifikasi perubahan tutupan hutan
  • Analisis deforestasi dan degradasi
  • Pemetaan kawasan rawan kebakaran
  • Monitoring rehabilitasi hutan dan lahan
  • Analisis kondisi kawasan berbasis spasial

9. Penyusunan Database Spasial Kehutanan

  • Struktur database spasial
  • Pengelolaan atribut kawasan
  • Standarisasi data
  • Integrasi berbagai sumber data kehutanan
  • Manajemen dan pemutakhiran data GIS

10. Praktik Studi Kasus

  • Pengolahan data kawasan hutan menggunakan QGIS
  • Analisis perubahan tutupan lahan
  • Penyusunan peta tematik
  • Analisis spasial kawasan prioritas
  • Penyajian hasil analisis untuk kebutuhan perencanaan dan pengambilan keputusan

Narasumber /Trainer 

Narasumber/Instruktur berasal dari Para Ahli  yang berpengalaman dan profesional baik secara konsep/teori maupun praktek

METODE PELATIHAN Bimtek Pemetaan dan Analisis Spasial Kawasan Hutan Menggunakan QGIS 2026-2027

Pemaparan materi, diskusi, tanya-jawab, studi kasus, & simulasi langsung, dengan konsep:
– 20% teori berdasarkan literatur praktisi
– 40% analisa best practices & benchmarking antara; institusi, korporasi, & industri
– 40% studi kasus nyata & brainstorming antara narasumber/trainer dengan peserta

Prosedur Permohonan Proposal Training Di LATIHNAS 

  • Konfirmasi dengan menghubungi panitia melalui telp, WA atau mengisi formulir pendaftaran yang tersedia
  • Surat undangan resmi/proposal penawaran akan kami kirimkan melalui email atau WA.
    Mengirimkan Nama (Gelar), Jabatan dan Instansi (dapat berupa foto Surat Tugas) melalui WA atau Email.
  • Konfirmasi selambat-lambatnya 5 hari sebelum pelaksanaan

Informasi Pendaftaran Dapat Menghubungi Admin Kami Via Telpon Atau WA Di Nomor

  • WA /TLP 0812 2420 3045 – 0852 8363 6587 
  • TELPON KANTOR  021 – 22036025 
  • EMAIL pusdiklatlatihnas@gmail.com 

PROSEDUR PEMBAYARAN

Biaya Kontribusi Bimtek /Training  dibayarkan secara tunai pada saat Registrasi ulang di hotel/tempat atau dengan transfer (non tunai)

INFORMASI JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN DAPAT MELIHAT JADWAL KAMI DI BAWAH 

FAQ BIMTEK PEMETAAN DAN ANALISIS SPASIAL KAWASAN HUTAN MENGGUNAKAN QGIS 2026–2027

1. Apa itu Bimtek Pemetaan dan Analisis Spasial Kawasan Hutan Menggunakan QGIS?
Bimtek ini merupakan pelatihan teknis yang membahas penggunaan QGIS untuk mengolah data geospasial, membuat peta, serta melakukan analisis spasial yang berkaitan dengan pengelolaan dan monitoring kawasan hutan.

2. Siapa saja yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan ditujukan bagi aparatur pemerintah, Dinas Kehutanan, KPH, tenaga teknis kehutanan, perencana, surveyor, GIS specialist, akademisi, konsultan, serta pihak lain yang membutuhkan kompetensi GIS kehutanan.

3. Apakah peserta harus sudah menguasai QGIS?
Tidak. Materi dapat dimulai dari pengenalan dasar QGIS sehingga peserta pemula dapat mengikuti pembelajaran secara bertahap.

4. Apa saja yang dipelajari dalam pelatihan?
Materi meliputi pengelolaan data spasial, digitasi, georeferensi, pembuatan peta tematik, pengolahan data raster dan vektor, overlay, buffering, analisis tutupan lahan, serta monitoring perubahan kawasan hutan.

5. Apakah pelatihan menggunakan praktik langsung?
Ya. Peserta akan mendapatkan sesi praktik menggunakan QGIS untuk mengolah data spasial dan menghasilkan peta serta analisis kawasan hutan.

6. Apakah QGIS dapat digunakan untuk mengolah citra satelit?
Ya. QGIS dapat digunakan untuk mengelola dan menganalisis berbagai data raster, termasuk data citra satelit dan DEM sesuai kebutuhan analisis.

7. Apakah data GPS/GNSS dapat diintegrasikan dengan QGIS?
Bisa. Data koordinat hasil survei lapangan dapat diimpor dan diolah dalam QGIS untuk mendukung pemetaan kawasan hutan.

8. Apakah peserta akan belajar membuat peta kawasan hutan?
Ya. Peserta akan mempelajari pembuatan peta tematik, pengaturan simbol, label, legenda, skala, grid, layout, hingga ekspor peta untuk kebutuhan laporan.

9. Apakah pelatihan membahas analisis perubahan tutupan hutan?
Ya. Salah satu materi dapat mencakup analisis spasial perubahan tutupan lahan/hutan menggunakan data raster atau citra yang tersedia.

10. Apa manfaat mengikuti bimtek ini bagi instansi?
Peserta diharapkan mampu menghasilkan informasi spasial yang dapat mendukung inventarisasi, monitoring, evaluasi, perencanaan, rehabilitasi, dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan kawasan hutan.

11. Apakah QGIS harus berbayar?
QGIS merupakan perangkat lunak GIS open-source sehingga dapat digunakan tanpa biaya lisensi perangkat lunak.

12. Apakah peserta mendapatkan materi pelatihan?
Peserta umumnya mendapatkan bahan/materi pelatihan sesuai program yang diselenggarakan serta dapat mengikuti sesi praktik dan diskusi teknis.

13. Apakah pelatihan cocok untuk Dinas Kehutanan dan KPH?
Sangat sesuai, khususnya bagi personel yang menangani pemetaan, inventarisasi, pengelolaan data spasial, monitoring kawasan, perencanaan, dan pelaporan kehutanan.

14. Apakah tersedia studi kasus kehutanan?
Ya. Studi kasus dapat diarahkan pada kebutuhan pengelolaan kawasan hutan, seperti pemetaan tutupan lahan, analisis perubahan kawasan, pemetaan potensi, dan monitoring kondisi hutan.

15. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti pelatihan?
Peserta diharapkan memiliki kemampuan praktis dalam menggunakan QGIS untuk mengelola data geospasial, melakukan analisis spasial, serta menyusun peta dan informasi kehutanan yang dapat mendukung pekerjaan di instansi masing-masing.




author-avatar

About LATIHNAS

LATIHNAS didukung tenaga pendidik yang berpengalaman dan bersertifikasi trainer khususnya bidang sdm, keuangan, IT, untuk meningkatkan kualitas dan mutu SDM berbagai kalangan di mana pendidikan yang berkualitas adalah tolak ukurnya

Leave a Reply